PT. Environeer
031-99858624 (Surabaya), 024-76191933 (Semarang), 021-8935060 (Jakarta)

Letak Penggerak Mesin Conveyor | Connect Automation


Banner artikel letak penggerak mesin conveyor dan cara memilihnya oleh Connect Automation

Seperti yang sudah diketahui, motor menjadi salah satu drive / penggerak mesin conveyor. Motor dapat secara langsung menggerakkan mesin conveyor atau secara tidak langsung melalui rakitan yang terhubung dengan motor.

    Terdapat tiga letak penggerak mesin conveyor, antara lain :
  • End drive
  • Center drive
  • Internal drive

Kapan Anda harus memilih letak penggerak tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini!

Conveyor End Drive

Belt conveyor dengan letak penggerak end drive produksi Connect Automation
End Drive Conveyors – Connect Automation

Sesuai dengan namanya, rakitan end drive terletak di salah satu ujung conveyor yang umumnya pada titik output. Namun pada kondisi tertentu, ada juga yang membutuhkan motor penggerak conveyor untuk diletakkan pada titik input.

Perlu menjadi catatan bahwa motor akan lebih mudah menarik produk dengan diletakkan di titik output dibandingkan dengan peletakkan di titik input. Jika diletakkan pada titik input, motor harus mendorong produk sepanjang mesin conveyor. Tetapi hal ini bukan masalah besar, peletakan motor pada mesin conveyor harus tetap disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan lini produksi Industri Anda.

End drive dapat diaplikasikan dengan kondisi tidak ada aktivitas seperti checking, sorting dan labeling di ujung conveyor. Dengan kata lain, penggunaan end drive perlu dipertimbangkan berdasarkan aktivitas yang terjadi di lini produksi, terutama pada ujung conveyor. Jika tidak memungkinkan, Anda masih memiliki opsi menggunakan Center Drive Conveyors.

Center Drive Conveyors

Sesuai dengan namanya, center drive terletak di bagian tengah rangka mesin conveyor. Tidak hanya dipasang tepat di tengah conveyor, center drive juga dapat diletakkan di mana saja di sepanjang kerangka mesin conveyor.

Center drive conveyors produksi Connect Automation
Center Drive Conveyors – Connect Automation

Center drive atau penggerak tengah ini biasanya terdiri dari satu roller penggerak dan dua return rollers. Roller penggerak berada diantara return / idler rollers. Roller penggerak sendiri biasanya memiliki diameter lebih besar dibandingkan dengan roller lainnya pada satu mesin conveyor.

Letak penggerak ini sedikit lebih mahal dibandingkan end drive conveyors. Hal ini dikarenakan kebutuhan akan dua idler dan desain yang lebih kompleks. Jadi pastikan kembali apakah Anda benar-benar membutuhkan center drive atau hanya cukup menggunakan end drive conveyor.

Penggunaan center drive conveyor dipilih pada saat kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk meletakkan drive di salah satu ujung mesin conveyor. Sebagai contoh, pada bagian input dan output conveyor masuk ke dalam sebuah mesin tertutup sehingga tidak memungkinkan untuk meletakkan motor di ujung mesin conveyor.

Internal Drive Conveyors

Kedua letak penggerak di atas, end drive dan center drive, dipasang secara eksternal pada bagian frame. Sedangkan internal drive atau biasa yang disebut power moller, menempatkan motor di dalam roller.

Letak penggerak ini menjadi opsi ketika motor conveyor tidak memungkinkan untuk ditempatkan di luar frame. Aktivitas lini produksi dan posisi yang tidak mendukung menjadi faktor penggunaan internal drive.

Teknologi internal drive sendiri belum banyak digunakan di Indonesia, sebagian besar masih impor atau indent, sehingga lead time lebih lama. Selain harganya yang masih jauh di atas harga eksternal drive, daya motor yang umumnya digunakan lebih kecil karena berada di dalam roller.

Cara Memilih Letak Penggerak

Terdapat dua hal yang harus dipertimbangkan saat memilih letak penggerak mesin conveyor antara lain aktivitas yang terjadi pada conveyor dan jarak atau posisi antar conveyor. Faktor pertama adalah mempertimbangkan aktivitas yang terjadi pada conveyor. Sebagai contoh jika ada aktivitas yang terjadi di kedua ujung conveyor, maka Anda dapat menggunakan center drive. Hal ini berlaku juga sebaliknya.

Faktor kedua adalah jarak dan posisi antar conveyor. Sebagai contoh jika jarak yang ada tidak memungkinkan untuk menempatkan penggerak pada titik output mesin conveyor, Anda dapat menempatkannya pada posisi input.

Konsultasikan Kebutuhan Conveyor Anda dengan Connect Automation

Connect Automation memiliki tim Sales Engineer profesional yang dapat memberikan solusi dan rekomendasi terbaik untuk kebutuhan Anda. Pelajari lebih lanjut produk yang kami sediakan :